Artikel

Asuransi Kendaraan

Asuransi Motor TLO

pencurian motor, motor hilang, kunci nyantol, lupa cabut kunci, Polsek Penebel,
Ilustrasi: Jawapos

Sepeda motor itu rawan hilang. Setiap kita pasti pernah mendengar kasus motor dicuri orang, atau bahkan mungkin ada yang mengalami sendiri.

Kalau motor masih dicicil, biasanya ada asuransi dari leasing yang akan menggantikan jika kehilangan. Tapi jika cicilan sudah lunas, apa solusinya? Ya, solusinya milikilah asuransi untuk motor dengan jenis yang sama seperti waktu masih nyicil.

Minimal, ambillah asuransi motor jenis TLO (Total Loss Only). Dan memang, produk yang tersedia di pasaran untuk motor itu TLO saja (rusak sangat berat atau hilang), jarang sekali yang komprehensif (mulai rusak ringan, rusak berat, sampai kehilangan).

Produk ini dijual melalui aplikasi Fuse. Merek asuransi yang tersedia adalah: Sompo, Simas, Etiqa, Mega, Adira, Adira Syariah, Takaful.

Manfaat Asuransi Motor

Asuransi motor TLO menjamin kerugian total yang disebabkan kecelakaan atau kebakaran yang nilai perbaikannya di atas 75%, atau kehilangan akibat kecurian.

Ini adalah perlindungan dasar (basic).

Perlindungan dapat diperluas dengan ditambah rider, yaitu:

  • Kerugian total akibat SRCC (Strike, Riot, Civil Commotion: pemogokan, kerusuhan, huru-hara)
  • Kerugian total akibat TS (Terrorism and Sabotage: terorisme dan sabotase)
  • Kerugian total akibat TSFWD (Typhoon, Strom, Flood, Water Damage: banjir, angin topan, badai, dan kerusakan yang disebabkan oleh air)
  • Kerugian total akibat EQVET (Earthquake, Volcano Eruption, Tsunami: gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami)
  • Kecelakaan diri penumpang
  • Kecelakaan diri pengemudi
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga (TJH atau TPL: Third Party Liability)

Berapa Preminya?

Rate atau suku premi asuransi motor tergantung wilayah.

Sebagai contoh, berikut adalah suku premi untuk wilayah nomor kendaraan B (Jakarta-Tangerang-Bekasi-Depok). Sekaligus saya contohkan preminya dengan asumsi harga motor 15 juta, kecelakaan diri penumpang dan pengemudi 10 juta, dan TJH 10 juta:

Premi belum termasuk biaya administrasi, dengan kisaran 30 sd 50 ribu tergantung merek asuransi.

Jika ambil manfaat dasar ditambah semua rider, premi 463 ribu per tahun + admin.

Jika ambil manfaat dasar saja, premi 270 ribu per tahun + admin.

Biasanya rider yang disarankan adalah TJH (tanggung jawab hukum) pihak ketiga. Misalnya ambil TJH 10 juta, maka ada tambahan premi 100 ribu. Sehingga premi jadi 370 ribu per tahun + admin.

Deductible (Risiko Sendiri)

Hal yang perlu diketahui dalam asuransi motor adalah mengenai deductible (pengurang klaim) atau risiko sendiri. Beberapa perusahaan menetapkan deductible yang berbeda, tapi secara umum sebagai berikut:

  • TLO : 5% dari nilai klaim, minimal 150 ribu
  • SRCCC (huru-hara): 10% dari nilai klaim, minimal 500 ribu
  • TS (terorisme): 10% dari nilai klaim, minimal 500 ribu
  • TSFWD (banjir): 10% dari nilai klaim, minimal 500 ribu
  • EQVET (gempa): 10% dari nilai klaim, minimal 500 ribu
  • TJH: nil
  • Kecelakaan diri penumpang dan pengemudi: nil

Ketentuan Umum

  • Usia motor maksimum 10 tahun
  • Penggunaan kendaraan adalah untuk pribadi atau dinas (tidak untuk komersial, ojek)
  • Perlengkapan tambahan atau aksesoris dapat dijamin dengan maksimal 10% dari harga pertanggungan dan harus dideklarasikan saat pengajuan.
  • Harga kendaraan yang dapat dijamin maksimum 50 juta
  • Rider kecelakaan diri penumpang dan pengemudi maksimum 10 sd 50 juta (tergantung merek asuransi yang dipilih)
  • Rider TJH maksimum 10 sd 50 juta (tergantung merek asuransi yang dipilih).

Cara Klaim

Laporkan ke Fuse melalui WA 0822 4639 1316, Telp 021 4080 0005, atau email cs@fuse.co.id, paling lambat 5 hari setelah kejadian.

Persiapkan data-data pendukung klaim, seperti:

  • Formulir klaim
  • BPKB
  • STNK
  • SIM pengemudi
  • Rincian kronologi kejadian
  • Foto kejadian
  • Surat laporan polisi

Form Pendaftaran

Berminat dengan asuransi motor TLO? Silakan mengisi form berikut:

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Mitra Fuse)

HP/WA: 082111650732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Kontak Mitra Fuse di Kota Anda

Peluang Bisnis

Perbedaan antara Bisnis Asuransi Jiwa dengan Bisnis Asuransi Umum

Selama ini bisnis asuransi identik dengan asuransi jiwa. Model bisnis asuransi jiwa dibuat dalam skema bisnis jaringan, sehingga memungkinkan para agen level leader menikmati penghasilan pasif dari produksi yang terjadi dalam grup. Semakin besar grup, semakin besar penghasilan pasif yang diterima para leader level atas.

Model bisnis yang serupa sulit diterapkan dalam asuransi umum, karena ketentuan mengenai komisi atau jatah kompensasi bagi para penjual telah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedangkan dalam asuransi jiwa, tidak ada ketentuan mengenai jatah kompensasi, sehingga memungkinkan perusahaan asuransi untuk mengatur sendiri. Ini juga terkait dengan sifat produk asuransi jiwa yang berjangka panjang, sehingga memungkinkan alokasi komisi diperbesar di tahun-tahun awal.

Pada umumnya komisi produk asuransi jiwa itu diberikan selama lima tahun, dan setelah itu tidak ada komisi lagi dari premi berkala walaupun nasabah terus membayar premi. Ini berlaku untuk produk asuransi jiwa jenis unitlink maupun tradisional, dalam hal ini whole-life, endowment, dan term life berjangka di atas 5 tahun.

Sedangkan produk asuransi umum hanya berlaku untuk jangka waktu yang pendek. Asuransi kendaraan dan properti pada umumnya berjangka satu tahun. Asuransi perjalanan bahkan hanya kisaran beberapa hari. Tapi komisi produk asuransi umum diberikan terus selama nasabah memperpanjang polisnya. Seperti asuransi rumah dan mobil, setiap tahun nasabah perlu memperpanjang polis, dan setiap kali itu pula agen mendapat komisi. Jadi ada repeat income yang terus-menerus di bisnis asuransi umum, yang ini sangat menguntungkan untuk jangka panjang.

Jadi sebetulnya jika dihitung persentasenya secara keseluruhan, komisi produk asuransi umum bisa lebih besar daripada komisi produk asuransi jiwa.

Sebagai gambaran, komisi produk asuransi jiwa unitlink itu pada umumnya sekitar 30% tahun pertama dan tahun kedua, lalu 5% tahun ketiga sd kelima. Total komisi 75%. Sementara komisi asuransi mobil itu 25% setiap tahun. Dalam lima tahun, total komisinya berarti 125%. Atau jika dibandingkan dengan komisi asuransi rumah yaitu 15% per tahun, dalam lima tahun berarti 75%. Sementara komisi asuransi jiwa sudah berhenti, komisi asuransi umum masih terus diperoleh di tahun-tahun berikutnya selama nasabah memperpanjang polis.

Itu mengenai komisi jika menjual produk secara langsung. Bagaimana dengan overriding atau jatah komisi untuk para agen level atas atau leader?

Di bisnis asuransi jiwa, overriding pada umumnya diberikan selama dua tahun pertama. Di sini pun perusahaan asuransi memiliki kebebasan untuk menentukan besarnya overriding bagi para leader, yang jika ditotal bisa menyamai besarnya komisi langsung. Overriding diperoleh dari produksi yang dilakukan oleh para agen dalam grup. Semakin besar grup, semakin besar overriding atau passive income yang diterima leader. Dalam hal ini, sudah terbukti bahwa bisnis asuransi jiwa dapat memberikan penghasilan yang sangat besar.  

Sedangkan di bisnis asuransi umum, formatnya tampaknya masih dicari oleh para pelopor bisnis jaringan asuransi umum. Bagaimana caranya agar para penjual bisa memperoleh komisi standar sesuai aturan OJK, tapi juga para leader tetap mendapat bagian karena telah merekrut.

Sejauh ini, seperti terdapat di sistem bisnis Fuse, para agen atau mitra dapat menikmati overriding (passive income) dari produksi mitra-mitra yang ada di jaringannya hingga 4 generasi mitra. Besarnya overriding sebagai berikut:

Mitra generasi 1 => 10% dari komisi

Mitra generasi 2 => 5% dari komisi

Mitra generasi 3 => 2,5% dari komisi

Mitra generasi 4 => 1,25% dari komisi

Hanya yang menjadi pertanyaan, dari mana sumber dananya? Karena komisi penjual tetap utuh sesuai aturan OJK, seperti komisi untuk asuransi kendaraan bermotor 25% dan asuransi properti 15%. Tapi biarlah itu menjadi urusan perusahaan.

Sementara itu, di asuransi jiwa, sumber dana untuk overriding sudah jelas yaitu diperoleh dari biaya akuisisi.

Jadi, apa saja perbedaan antara bisnis asuransi jiwa dengan bisnis asuransi umum? Secara ringkas dapat dilihat pada tabel berikut:

Faktor PembedaBisnis Asuransi JiwaBisnis Asuransi Umum
ProdukAsuransi utk orang (jiwa, kesehatan, penyakit kritis, kecelakaan, cacat tetap)Asuransi utk harta benda (properti, kendaraan, hewan, dll), komersial (gedung, kapal, mesin, pengangkutan, liabilitas, kredit, karyawan, dll), perjalanan, kesehatan, kecelakaan
Jenis produkAsuransi murni, asuransi plus tabungan, dan asuransi plus investasiAsuransi murni. Tidak ada yang pakai tabungan atau investasi.
Jangka waktu produkUmumnya jangka panjangJangka pendek
Komisi5 tahunSetiap transaksi
Overriding (passive income)2 tahunSetiap transaksi
Nilai komisi dan overridingLebih besarLebih kecil
Jumlah generasi2-10 generasi1-4 generasi
Jenjang karier2-5 levelTanpa jenjang karier

Sedikit penjelasan dari tabel di atas.

Produk asuransi umum itu sangat banyak macamnya, baik untuk keperluan personal maupun komersial. Sedikit irisan dengan asuransi jiwa, di asuransi umum ada juga asuransi kesehatan dan asuransi kecelakaan. Asuransi perjalanan pun menanggung biaya medis.

Jenis produk asuransi umum semuanya merupakan asuransi murni tanpa nilai tunai yang bisa ditarik, entah itu berupa tabungan atau investasi, alias premi hangus. Sedangkan produk asuransi jiwa yang lazim ditawarkan saat ini selalu mengandung nilai tunai (unitlink, whole life, endowment), walaupun tetap tersedia produk asuransi jiwa yang murni (term life).

Nilai komisi pada asuransi jiwa lebih besar di tahun-tahun awal, bisa dua kali lipat dari komisi asuransi umum. Tapi di tahun-tahun berikutnya lebih kecil, bahkan tidak ada komisi lagi setelah lima tahun walaupun nasabah terus membayar premi hingga seumur hidup. Sedangkan komisi asuransi umum lebih kecil tapi terus diperoleh dalam persentase yang sama selama nasabah memperpanjang polisnya.

Begitu pula nilai overridingnya, di asuransi jiwa jauh lebih besar tapi hanya dua tahun pertama. Sedangkan overriding pada asuransi umum, dengan model yang sekarang diterapkan para pialang seperti Fuse, nilainya sangat kecil tapi terus diperoleh selama nasabah memperpanjang polis.

Fakta ini membuat bisnis asuransi jiwa dapat menjadi cara yang cepat untuk jadi kaya, asalkan mematuhi langkah-langkahnya. Apalagi nilai premi asuransi jiwa lebih besar daripada premi asuransi umum untuk produk personal. Seperti terdapat dalam artikel ini (klik di SINI), di satu perusahaan saja ada beberapa agen asuransi jiwa yang mencapai penghasilan puluhan miliar setahun alias di atas 1 miliar per bulan, dan ada puluhan orang yang mencapai penghasilan ratusan juta per bulan.

Tapi jangka waktu komisi yang hanya dua tahun membuat agen asuransi jiwa harus terus mendapatkan produksi baru dan merekrut agen baru agar penghasilannya stabil dan meningkat. Sedangkan bisnis asuransi umum relatif lebih lambat untuk menjadikan agennya kaya, bahkan boleh dikata tidak mungkin menyamai hasil yang dicapai agen asuransi jiwa, tapi akan lebih stabil untuk jangka panjang. Keunggulan bisnis asuransi umum terdapat pada repeat income yang terus-menerus.

Di bisnis asuransi umum, anda akan bisa mendapat penghasilan yang lebih besar jika mampu bermain di segmen korporasi. Tapi di segmen ini, anda akan sulit menikmati komisi sendirian, karena biasanya ada orang di pihak korporasi yang membantu anda mendapatkan penjualan.

Jadi, mana yang akan anda pilih sebagai bisnis anda, asuransi jiwa atau asuransi umum?

Kalau bisa dua-duanya, kenapa tidak?

Jika anda tertarik menjadi agen asuransi jiwa, silakan bergabung dengan saya di Allianz Life Indonesia. Jika anda berminat menjadi penjual asuransi umum, silakan bergabung dengan saya di Fuse.

Yang mana pun baik dan menghasilkan, selama anda menjalankan bisnisnya. []


Untuk konsultasi tentang asuransi ataupun bisnis asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Agen Allianz, Mitra Fuse)

HP/WA: 082111650732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network | Tinggal di Tangerang Selatan

Atau:

Kontak Mitra Fuse di Kota Anda

Asuransi perjalanan, Video

[Video] TM Travel Partner, Asuransi Perjalanan dari Tokio Marine

Video ini saya pasang di kanal youtube Asep Sopyan Network. Merupakan penjelasan dari produk TM Travel Partner, asuransi perjalanan yang bagus dari Tokio Marine.

Materi video berasal dari artikel “TM Travel Partner“.

Untuk mengambil produk ini, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Mitra Fuse)

HP/WA 082111650732 | Email asepsopyan.asn@gmail.com

Peluang Bisnis

Fuse Pro, Bisnis Asuransi dalam Genggaman

Fuse Pro adalah aplikasi ponsel yang menyediakan bermacam produk asuransi dari beragam perusahaan.

Ada produk asuransi apa saja? Banyak. Ada asuransi kendaraan bermotor (mobil, motor, truk), asuransi properti (rumah, ruko, apartemen, gedung), asuransi perjalanan, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pengangkutan, asuransi rangka kapal, asuransi penjaminan proyek, asuransi kumpulan, dan macam-macam lagi.  

Fuse sendiri adalah merek dagang dari PT Fuse Teknologi Indonesia, perusahaan pialang atau broker asuransi yang mengkhususkan penjualan produknya secara digital melalui aplikasi Fuse Pro.

Fuse merekrut sejumlah orang, yang disebut mitra, untuk menggunakan aplikasi Fuse Pro.

Ada tiga hal yang bisa dilakukan seorang mitra dengan aplikasi Fuse Pro:

  1. Membeli asuransi untuk diri sendiri
  2. Menjual asuransi untuk orang lain
  3. Mengajak orang lain menjadi mitra

Pertama. Dengan membeli asuransi untuk diri sendiri, berarti premi jadi lebih murah karena tidak perlu membayar komisi.

Asuransi apa yang bisa dibeli? Macam-macam. Asuransi jiwa, kesehatan, penyakit kritis, kecelakaan, lalu asuransi harta benda seperti rumah, mobil, motor. Jika punya toko, tokonya pun bisa pula diasuransikan lewat produk yang ada di aplikasi Fuse. Jika sering jalan-jalan ke luar negeri, bisa beli asuransi perjalanan.  

Kedua. Dengan menjual asuransi untuk orang lain, berarti seorang mitra akan mendapat komisi dan ini berarti tambahan penghasilan baginya. Hari ini siapa yang tidak mau tambahan penghasilan?

Berapa komisinya? Tergantung produk, mulai 10 sd 30%. Sebagai contoh, komisi asuransi properti adalah 15%, asuransi mobil 25%, asuransi perjalanan 30%, asuransi kesehatan 15%. Dan di luar itu sering ada bonus tambahan.

Ketiga. Dengan mengajak orang lain menjadi mitra Fuse, berarti memberi peluang tambahan penghasilan kepada orang lain dan sekaligus kita pun berpeluang mendapatkan penghasilan pasif. Sistem bisnis Fuse memungkinkan seorang mitra memperoleh passive income atau overriding hingga kedalaman 4 generasi mitra.

Berapa yang diperoleh dari penjualan mitra di bawah kita? Berikut tabelnya:

GenerasiOverriding
110% dari komisi
25% dari komisi
32,5% dari komisi
41,25% dari komisi

Selain active income melalui penjualan asuransi dan passive income melalui produksi tim, di bisnis asuransi Fuse juga ada yang disebut repeat income, yaitu penghasilan yang diperoleh ketika nasabah memperpanjang polisnya atau melakukan repeat order.

Perlu diketahui asuransi umum itu kontraknya jangka pendek, mulai dari beberapa hari sampai paling lama satu tahun. Seperti asuransi rumah, asuransi mobil, dan asuransi kesehatan, kontraknya satu tahun dan tiap tahun dapat diperpanjang. Selama nasabah memperpanjang polisnya, selama itu pula kita mendapatkan komisi (atau passive income, jika itu terjadi di jaringan kita).

Berminat?

Silakan gabung dengan saya sebagai mitra Fuse. Klik link referal di bawah ini agar anda menjadi bagian dari tim saya dan mendapatkan support system yang anda butuhkan.

Link: https://fuse.co.id/r/S5KTAL0D?f=C&d=1001.

Setelah mengisi form di link tersebut, selanjutnya anda mengunduh aplikasi Fuse Pro di ponsel anda. Setelah itu anda akan diminta verifikasi KTP. Dan selanjutnya aplikasi siap digunakan.

Untuk mendukung bisnis anda, kami telah menyiapkan materi produk dan training secara rutin.


Untuk konsultasi tentang asuransi ataupun bisnis asuransi, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Mitra Fuse)

HP/WA: 082111650732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Youtube: Asep Sopyan Network

Atau:

Kontak Mitra Fuse di Kota Anda

Peluang Bisnis

Fuse Pro: Peluang Bisnis untuk Sales Mobil, Agen Properti, dan Agen Travel

Orang beli mobil, mobilnya butuh diasuransikan. Seorang sales mobil biasanya bekerja sama dengan agen asuransi. Kenapa tidak kalau dia sendiri yang menyediakan asuransi mobil untuk pembelinya?

Orang beli properti, propertinya entah itu berupa rumah tinggal, apartemen, ruko, gedung, dsb butuh diasuransikan. Seorang agen properti biasanya menyerahkan urusan asuransi kepada pihak lain. Kenapa tidak kalau dia sendiri yang menyediakan asuransi properti untuk kliennya?

Orang bepergian, dia butuh asuransi perjalanan. Agen travel mungkin akan bekerja sama dengan agen asuransi atau menyerahkan kepada kliennya untuk mencari sendiri asuransi perjalanan. Kenapa tidak kalau dia sendiri yang menyediakan asuransi perjalanan tsb?

Ini adalah sebuah peluang bisnis untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Di masa seperti ini, siapa yang tidak mau tambahan penghasilan? Tapi bagaimana caranya?

Bergabunglah sebagai mitra Fuse Pro. Fuse Pro adalah sebuah aplikasi yang menyediakan banyak sekali produk asuransi dari beragam perusahaan. Ada asuransi mobil (baik tahunan maupun multi-tahunan), asuransi motor, asuransi rumah dan properti lainnya, asuransi perjalanan (baik individu maupun kelompok), asuransi kesehatan (individu maupun kumpulan), asuransi jiwa, asuransi pengangkutan barang, asuransi penjaminan proyek, asuransi kapal, hingga DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).

Merek-merek yang bekerja sama antara lain Sinarmas, Adira, Mega, Takaful, ABDA, Intra Asia, Lippo, Astra, CTII, Etiqa, KB, Aspan, Harta, SLU, Tugu Pratama, Reliance, Pasific Cross, hingga Tokio Marine.

Anda tidak perlu menjual semuanya, cukup satu jenis asuransi yang berhubungan dengan pekerjaan anda saat ini. Jadi anda sedikit banyak sudah paham dan tidak perlu belajar dari awal. Cara mendaftarkan polis asuransi di Fuse Pro sangat simpel, cukup lewat aplikasi, tidak perlu bertemu dengan nasabah dan tidak membutuhkan tanda tangan (untuk asuransi umum).

Mungkin ada yang berkata, gak apa-apa mending kerja sama dengan agen asuransi, kita terima beres, sekalian bagi-bagi rezeki.

Nah, itu pikiran yang bagus. Dan bukan kebetulan bahwa Fuse Pro pun sudah mempertimbangkan hal itu. Melalui Fuse Pro, anda bisa bagi-bagi rezeki kepada agen asuransi. Bagaimana caranya? Anda sebagai sales mobil, agen properti, atau agen travel lebih dulu menjadi mitra Fuse Pro. Lalu anda ajak agen asuransi rekanan anda untuk juga jadi mitra Fuse Pro. Anda tidak perlu menjual asuransi, cukup mengajak mereka jadi mitra Fuse Pro saja, dan selanjutnya minta mereka untuk menyediakan asuransinya melalui Fuse Pro. Anda sebagai pengajak (upline) tetap mendapat bonus dan ini adalah passive income. Fuse Pro menyediakan bonus sampai kedalaman 4 generasi mitra. Ini potensi passive income yang luar biasa.

Berikut adalah nilai overriding (bonus dari penjualan tim) dalam sistem bisnis Fuse Pro. Generasi 1 berarti mitra yang kita rekrut langsung. Generasi 2 berarti mitra yang direkrut oleh mitra generasi 1. Dan seterusnya.

GenerasiOverriding
110% dari komisi
25% dari komisi
32,5% dari komisi
41,25% dari komisi

Sebagai contoh.

  • Jika kita menjual asuransi mobil dengan premi 4 juta, komisi kita 1 juta (25%). Ini komisi standar sebagaimana ditetapkan OJK.
  • Jika mitra generasi 1 di bawah kita menjual asuransi mobil dengan premi 4 juta, mitra tsb mendapatkan komisi 1 juta (25%), sedangkan kita mendapatkan 100 ribu (10% dari komisinya).
  • Jika mitra generasi 2 di bawah kita menjual asuransi mobil dengan premi 4 juta, kita mendapatkan 5% dari komisinya, yaitu 50 ribu.
  • Dari mitra generasi 3, jika dia menjual asuransi mobil dengan premi 4 juta, kita mendapatkan 2,5% dari komisi atau 25 ribu.
  • Dari mitra generasi 4, jika dia menjual asuransi mobil dengan premi 4 juta, kita mendapatkan 1,25% dari komisi atau 12,5 ribu.

Tentu saja, anda yang bukan sales mobil, agen properti, dan agen travel pun dapat menjadi mitra Fuse Pro. Bisnis ini terbuka untuk siapa saja.

Anda pun dapat membeli produk asuransi untuk diri anda sendiri. Anda punya mobil, motor, rumah, apartemen, atau hendak bepergian, beli saja asuransinya lewat aplikasi Fuse Pro.

Sebagai manusia, kita juga butuh asuransi kesehatan untuk diri kita dan keluarga, dan juga butuh asuransi jiwa. Asuransinya dapat diambil melalui Fuse Pro.

Jadi, mau dipakai sendiri atau untuk bisnis, Fuse Pro sangat oke.

Gimana?

Tertarik join Fuse Pro, silakan klik link berikut ini: https://fuse.co.id/r/S5KTAL0D?f=C&d=1001.

Jika anda serius dan ingin menjadikan Fuse Pro sebagai bisnis utama, anda akan mendapatkan dukungan yang memadai untuk pengembangan bisnis anda, baik berupa training, info produk, proses pendaftaran, proses klaim, hingga pendampingan langsung.

Kesimpulan

  • Fuse Pro menyediakan beragam jenis asuransi dari berbagai merek.
  • Anda mau pakai untuk kebutuhan diri sendiri dan keluarga, boleh. Harga jadi lebih murah.
  • Anda mau jualan asuransi ke orang lain, oke. Anda mendapatkan komisi.
  • Anda mau ajak orang lain untuk jadi mitra, mantap. Anda mendapatkan royalti atau passive income dari penjualan mereka.

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya:

Asep Sopyan (Mitra Fuse Pro)

HP/WA: 082-111-650-732 | Email: asepsopyan.asn@gmail.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Kunjungi juga kanal youtube saya: Asep Sopyan Network.